"Menemukan sesuatu hingga menjadi begitu berarti"

LANGITKU (Puisi) Karya: Poniman

Edisi 24 April 2017
Sumber: Koleksi Pribadi

langitku pun mendung
kala pelangi tak berbias lagi
terhalang hamparan awan berarak
dihalau rinai bertubi-tubi menerpa
terbawa angin sekejap menggila
seperti pusaran waktu
menghalau warna hidup
sejajar dengan cinta yang dipinta


sepasang merpati putih
mencoba terbang tinggi
menggapai sketsa panorama
timbul tenggelam di ufuk cakrawala
tak henti mengerling lazuardi
yang selalu dibayang-bayangi
gumpalan awan hitam menggulung
mengelilingi celah langit hampa
diiringi kilat berkedip-kedip
memberi isyarat perjuangan suci
rasa sayang, yang selalu dijaga

langitku mendadak berubah malam
namun tak ada kerlip bintang gemintang
yang ada hanya bayang kau dan aku
bertanya dalam kebisuan
berharap dalam kegalauan
menjawab dalam keniscayaan
tentang cerita senyum yang hilang
tentang olengnya kapal kertas
yang hanyut terbawa arus landai
tentang rasa ingin yang tertunda selalu


kutatap langitku sekali lagi
kuraih senyumku melihat dirimu
hari ini telah berganti
semburat sinar mentari
telah menembus dedaunan
mengiringi tetesan embun
jatuh perlahan di rerumputan
rona pelangi pagi terlukis megah
merpati putih penuh lenggok berkejaran
membawa sehelai kertas merah muda
berbingkai ukiran bunga seroja
menyiratkan ketulusan cinta

oh... langitku

No comments:

Post a comment